Musrenbang Sumsel, Lanosin: Sinkronisasi Visi Prabowo dan Efisiensi Anggaran

OKUTIMUR.ID – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Ir. H. Lanosin, MT. M. M menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027 di Griya Agung, Palembang, Selasa, 13 April 2026.

Forum ini menjadi ajang krusial bagi pemerintah kabupaten untuk menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan visi pemerintah pusat dan provinsi.

Lanosin yang akrab disapa Enos ini, menyatakan bahwa sinkronisasi antarlevel pemerintahan merupakan syarat mutlak agar program pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat tapak.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa RKPD OKU Timur selaras dengan arah pembangunan provinsi dan nasional. Tujuannya satu, mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” jelas Bupati Lanosin.

Menerjemahkan Visi Presiden ke Kebijakan Lokal

Musrenbang kali ini juga menyoroti penguatan kapasitas kepemimpinan daerah dalam merespons arah baru pemerintahan nasional.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto yang turut hadir dalam forum tersebut, mengingatkan para kepala daerah untuk lebih tangkas menerjemahkan visi besar Presiden RI Prabowo Subianto ke dalam kebijakan lokal yang konkret.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga dalam pidatonya menekankan pentingnya peran kabupaten/kota sebagai motor penggerak kemajuan provinsi.

HD mendorong para kepala daerah untuk lebih inovatif terutama dalam mengelola anggaran menyusul adanya regulasi ketat mengenai belanja pegawai.

“Kepala daerah harus lebih gesit. Apalagi sekarang ada batasan ketat, belanja pegawai maksimal hanya 30 persen,” kata Herman Deru.

Fokus Inovasi dan SDM di Tengah Keterbatasan

Menanggapi tantangan efisiensi anggaran tersebut, Bupati Lanosin menegaskan bahwa Pemkab OKU Timur akan fokus pada inovasi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Enos juga memastikan bahwa meskipun anggaran diperketat, kesejahteraan tenaga pendidik dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap menjadi prioritas.

“Kami siap melakukan akselerasi dan improvisasi yang diperlukan. Tujuannya agar target pembangunan di kabupaten OKU Timur tetap tercapai secara maksimal dan akuntabel di tengah keterbatasan regulasi belanja daerah,” tutur Lanosin.

Selanjutnya dengan penyelarasan perencanaan ini, Pemkab OKU Timur optimistis dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang tahun 2027.(*)