Sensus 2026: Strategi Bupati Lanosin Petakan Kekuatan Ekonomi OKU Timur

Martapura – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Hal ini disampaikan usai menerima audiensi dari jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan dan BPS OKU Timur di Martapura, Senin 6 April 2026.

Pria yang akrab disapa Enos ini menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari sensus ini akan menjadi kompas bagi arah pembangunan di masa depan, khususnya bagi wilayah berjuluk Bumi Sebiduk Sehaluan.

“Data hari ini adalah arah pembangunan nanti. Kami menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini,” ujar Enos.

Fokus pada UMKM dan Perusahaan Besar

Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional sepuluh tahunan yang bertujuan memotret secara menyeluruh aktivitas ekonomi masyarakat di luar sektor pertanian. Mulai dari skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga korporasi besar akan menjadi objek pendataan.

Rencananya, pendataan lapangan akan berlangsung pada Mei hingga Juli 2026. Masyarakat bisa berpartisipasi melalui pengisian data mandiri maupun melalui petugas lapangan yang datang langsung ke lokasi usaha.

Menurut Enos, hasil sensus ini sangat krusial bagi pemerintah daerah untuk memetakan potensi ekonomi dan menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

Jadi Dasar Kebijakan OPD
Lebih lanjut, Enos memaparkan bahwa data akurat dari BPS nantinya akan digunakan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab OKU Timur sebagai landasan kerja.

“Data akurat sangat diperlukan untuk memperkuat capaian positif daerah, seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesehatan dan pendidikan,” tegasnya.

Hal ini, lanjut Enos, sejalan dengan visi misi pemerintah kabupaten untuk terus menggenjot pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat luas.

Imbauan untuk Masyarakat
Menutup keterangannya, Bupati Enos mengapresiasi sinergi antara Pemkab OKU Timur dengan BPS.

Ia juga melontarkan ajakan kepada para pelaku usaha untuk tidak ragu memberikan data yang benar kepada petugas.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi pembangunan yang lebih tepat sasaran,” pungkas Enos.(*)

Hapus Stigma Pendidikan Daerah, Herman Deru Resmikan SMAN 3 Martapura Jadi Boarding School

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memacu pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok daerah.

Langkah terbaru ditandai dengan peresmian SMA Negeri 3 Martapura di Kabupaten OKU Timur sebagai sekolah berasrama (boarding school) ke-10 di Bumi Sriwijaya, Minggu, 5 April 2026.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, hadir langsung untuk meresmikan fasilitas tersebut.

Dalam sambutannya, ia menekankan misi besar di balik transformasi sekolah ini menghapus stigma lama yang menyebut kualitas pendidikan di daerah tertinggal jauh dibanding perkotaan.

“Mulai hari ini, bubarkan mindset kita yang membedakan pendidikan di kota dan daerah. Kualitas harus setara, apalagi hampir di semua titik di Sumsel internet sudah tersalurkan,” tegas Herman Deru di hadapan para tamu undangan di Martapura.

Target Ambisius: Satu Kabupaten Satu Sekolah Berasrama

Transformasi SMAN 3 Martapura ini bukan langkah terakhir. Herman Deru mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah berasrama merupakan inisiatif strategis Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel untuk memperluas jangkauan pendidikan bermutu tinggi.

Ia pun mematok target ambisius bagi dunia pendidikan di wilayahnya. Pada tahun 2027, Gubernur menargetkan setiap kabupaten di Sumatera Selatan minimal memiliki satu sekolah berasrama. Fokusnya pun tidak hanya mengejar nilai akademik di atas kertas.

“Kita tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter siswa secara mendalam,” tambahnya.

Fasilitas dan Daya Tampung
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Hj. Mondyaboni, menjelaskan bahwa SMAN 3 Martapura kini resmi masuk dalam jaringan sekolah berasrama yang dikelola langsung oleh provinsi. Infrastruktur penunjang pun diklaim telah siap seratus persen.

“Fasilitas asrama di sekolah ini sudah siap digunakan dan mampu menampung sebanyak 148 siswa,” jelas Mondyaboni.

Peresmian ini turut dihadiri oleh Bupati OKU Timur, H. Lanosin, beserta jajaran pejabat daerah lainnya. Melalui model asrama ini, pemerintah berharap pembinaan siswa dapat dilakukan secara lebih optimal dan komprehensif, sehingga generasi muda di OKU Timur memiliki daya saing yang setara dengan siswa di kota-kota besar. (*)

Musrenbang OKU Timur: Bupati Lanosin Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Lewat Hilirisasi

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur mulai mematangkan peta jalan pembangunan untuk tahun 2026 dan 2027. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 yang digelar di Balai Rakyat, Senin, Maret 2026, Bupati Lanosin menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Mengusung tema besar percepatan ekonomi dan peningkatan kualitas SDM, Lanosin menyebut Musrenbang bukan sekadar seremoni tahunan. “Perencanaan harus menjawab tantangan zaman melalui sinergi pusat hingga desa. Program yang disusun harus terarah dan berdampak nyata,” ujar Lanosin di hadapan jajaran Forkopimda dan Wakil Bupati HM Adi Nugraha Purna Yudha.

Menjaga Mahkota Pangan Nasional
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, OKU Timur menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan produktivitas. Lanosin mengungkapkan bahwa target produksi 1 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) telah berhasil ditembus pada tahun 2026.

Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah terlena. Mengingat 60 hingga 70 persen penduduk bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan, fokus ke depan adalah menjaga stabilitas produksi serta mulai merambah ke sektor hilirisasi komoditas unggulan.

Strategi di Tengah Defisit Anggaran
Kepala Bapperida OKU Timur, Maryus Markus Firdaus, mengakui tantangan utama pembangunan saat ini adalah keterbatasan anggaran. Sebagian besar belanja daerah telah terserap untuk kebutuhan wajib dan layanan dasar.

Untuk menyiasatinya, pemerintah menempuh dua strategi utama:

Penentuan Skala Prioritas: Memilih program yang paling mendesak secara objektif.

Optimalisasi Dana Non-APBD: Mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, provinsi, maupun sumber sah lainnya.

Prioritas Pembangunan 2026
Berdasarkan hasil forum, terdapat beberapa poin krusial yang akan menjadi prioritas kerja pemerintah daerah, di antaranya:

Infrastruktur yaitu dengan pemerataan konektivitas antarwilayah.

Pelayanan Publik dengan peningkatan kualitas layanan dasar.

Sumber Daya Manusia (SDM) dengan penguatan sektor pendidikan, kesehatan dan pemanfaatan teknologi.

Sosial dan Keamanan
Perlindungan sosial untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran serta stabilitas keamanan wilayah.

Musrenbang ini juga melibatkan pemaparan dari BPS, BPKAD.serta Bappeda Provinsi Sumatra Selatan untuk memastikan data yang digunakan akurat dan selaras dengan target pembangunan regional.

Melalui forum ini, Pemkab OKU Timur berharap kesepakatan yang lahir dapat dieksekusi secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat “Sebiduk Sehaluan”.(*)

Bupati OKU Timur Lanosin Bagikan 400 Santunan bagi Anak Yatim

OKUTIMUR – Bupati OKU Timur Lanosin kembali melakukan kegiatan safari ramadan dengan berbuka puasa dan membagikan 400 santunan bagi anak yatim di Masjid Agung AT-Taqwa Gumawang, Sabtu sore 7 Maret 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap anak yatim sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat di bulan suci Ramadhan tahun 2026.

Bupati OKU Timur menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat demi mewujudkan OKU Timur yang maju dan lebih mulia,” terang Bupati sapaan Enos.

Enos berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Saya berharap santunan yang diberikan hari ini dapat membawa kebahagiaan dan menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar, berdoa, dan meraih cita-cita mereka di masa depan,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Yayasan AT-Taqwa Gumawang H. Ibtoni Ibrahim mengatakan bahwa kegiatan penyantunan anak yatim ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh Yayasan AT-Taqwa Gumawang bersama para donatur.

Ibtoni juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati OKU Timur yang secara konsisten mendukung kegiatan sosial tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan penyantunan kepada 400 anak yatim dan buka puasa bersama Bupati OKU Timur. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang selalu membantu menyantuni anak yatim bersama Yayasan AT-Taqwa dan para donatur,” ungkapnya dihadir Ketua Yayasan AT-Taqwa Gumawang H. Ibtoni Ibrahim, Unsur forkopimda dan Forkopimcam Belitang, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat.serta anak-anak yatim dan pendampingnya.

Selain penyantunan anak yatim, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama sekitar 700 karyawan Yayasan AT-Taqwa Gumawang dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.(*)

Ramadan Tahun 2026, PKK OKU Timur Gelar Bazar Barang Layak Pakai Gratis

OKUTIMUR – Tim Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatra Selatan menggelar Bazar barang layak pakai gratis untuk masyarakat Sebiduk sehaluan di Halaman Kantor TP PKK Jalan Merdeka Cidawang, kelurahan Terukis Rahayu kecamatan Martapura pada Jum’at, 6 Maret 2026.

Program penuh berkah di bulan Ramadhan 1447 Hijriah ratusan masyarakat Kabupaten OKU Timur khususnya wilayah Martapura tampak antusias menyerbu bazar barang layak pakai secara gratis yang digelar oleh TP PKK Kabupaten OKU Timur.

Pada Bazar Barang Layak Pakai ini disediakan Pakaian (Baju dan Celana) Dewasa maupun Anak-anak, Hijab, Sepatu, Botol Minum, Sayuran dan Aksesoris lainnya yang dapat diperoleh secara gratis sesuai antrian yang ditentukan.

Selain itu, acara ini juga dikemas dengan Bazar Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan OKU Timur.

Untuk mekanisme mendapatkan barang layak pakai ini yaitu satu orang mendapatkan kupon lalu diberi waktu untuk menukarkannya dengan memilih 3 item pakaian.

Sedangkan Hijab dan sayuran diberikan secara gratis di luar 3 item tersebut dengan kata lain sebagai bonus.

Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes dalam kegiatan mengatakan, Dirinya sangat bersyukur pada tahun ini dapat kembali menggelar Bazar Barang Layak Pakai di bulan penuh berkah ini.

Ia menjelaskan kegiatan bazar ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pengurus TP PKK di setiap bulan Ramadan.

Dalam kesempatan ini juga, dr. Sheila mempromosikan dan memperkenalkan berbagai kegiatan di Kantor PKK ataupun Rumah Ilmu yang bisa diikuti semua masyarakat tanpa dipungut biaya seperti Kelas Mengaji, Kelas Bahasa Inggris, Kelas Menjahit, Tukor-tukoran, Warung PKK dan sedekah Jum’at.

“Bagi bapak ibu dan anak-anak yang ingin mendapatkan tambahan ilmu pengetahun dan keterampilan melalui pelatihan dapat mendaftarkan diri ke kantor PKK, nanti akan ada staf yang menghubungi terkait jadwal pelatihan karena kegiatan-kegiatan tadi kita lakukan secara periodik atau per-angkatan, ” Terang dr. Sheila.

Selanjutnya dr. Sheila juga berharap dengan adanya Bazar Barang Layak Pakai ini dapat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masing-masing.

Oleh karena itu dr. Sheila juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, kedepannya Ketua PKK mengajak semua masyarakat yang berkecukupan untuk ikut berkontribusi dan lebih bijak dalam menggunakan barang.

“Kalau kita punya pakaian yang sudah tidak terpakai, lebih baik disumbangkan. Kita harus lebih bijak dalam membeli dan menggunakan barang. Semoga kegiatan hari ini bermanfaat dan bagi yang mendapatkan pakaian yang tidak menutupi aurat agar digunakan hanya di depan mahram,” Tandasnya.(*)

Bupati Lanosin Hadiri Peresmian Masjid Al Azhar Cidawang OKU Timur

OKUTIMUR- Bupati Lanosin dan ketua Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dr. H. Ratu Tenny Leriva, M.M mendampingi Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru didampingi menghadiri peresmian Masjid Al-Azhar Cidawang, Selasa siang 17 februari 2026.

Masjid Al Azhar yang dirombak sejak 12 april 2025 tahun lalu ini sudah akhirnya sudah bisa dipakai kembali di bulan puasa 1447 Hijriah tahun 2026.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong peningkatan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat di daerah.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah. Menurutnya, berdirinya masjid tersebut menjadi bukti meningkatnya kesadaran religius warga OKU Timur.

Sementara Bupati OKU Timur Lanosin yang mendampingi Gubernur juga mengucapkan syukur atas aktifnya kembali Masjid kebanggaan warga Cidawang.

“Alhamdulillah, hari ini saya mendampingi kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Bapak H. Herman Deru dalam rangka peresmian pembangunan Masjid Al-Azhar Cidawang di Kelurahan Paku Sengkunyit, Kecamatan Martapura, ” Tuturnya.

Menurutnya, Peresmian ini bukan hanya tentang berdirinya sebuah bangunan, tetapi tentang hadirnya pusat ibadah dan pembinaan umat yang akan menjadi tempat mempererat ukhuwah, memperkuat nilai keimanan serta membangun generasi yang berakhlak mulia.

“Semoga Masjid Al-Azhar Cidawang menjadi rumah besar bagi masyarakat, tempat lahirnya kebaikan, persatuan dan keberkahan bagi Kabupaten OKU Timur yang kita cintai, Mari kita jaga dan makmurkan bersama, ” katanya.

Sebelumnya Masjid Al Azhar Cidawang kecamatan Martapura OKU Timur yang berdiri tahun 1971 an akhirnya di rombak total pada 12 april 2025.

Perombakan total tersebut dikarenakan air genangan curah Hujan sering masuk ke area dalam sebab posisi jalan aspal lebih tinggi dari bangunan Masjid.

Masyarakat sepakat untuk membangun ulang bangunan Masjid tersebut yang dibiayai oleh paradonatur.

Salah satu pengurus Masjid Al Azhar Cik menyebutkan, Tanah Masjid ini merupakan wakaf berikut dengan tanah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah juga merupakan wakaf dari Almarhum H. Bachtiar.

“Renovasi pertama Masjid ini merupakan sumbangan dari tokoh Ibnu Sutowo, Masjid tertua di Kecamatan Martapura hanya dulu ada 2 (dua) yaitu Masjid Jami’ desa Tanjung Kemala dan Masjid Al Azhar Cidawang,” ungkapnya (17/4).

Pengurus Masjid menambahkan, Renonasi bangunan Masjid baru ini ditargetkan rampung selama 4 bulan dengan luas pelebaran 20 m x 20 m dengan tukang lebih dari 30 orang asal BK 9.

“Untuk desain gambar bangunan dirancang Ir Oman Jaya ST MM dari dinas PUTR kabupaten OKU Timur, Sedangkan pembongkaran yang menggunakan alat berat merupakan bantuan gratis dari Doan Julian,” katanya.

Diketahui Doan Julian S.H, M,kn merupakan pemilik perusahaan PT Marisa Piawai Group dan juga PT Doju Prestise Group.

Selanjutnya tinggi bangunan Masjid akan lebih tinggi dari poros jalan hitam dengan bentuk Kubah emas tanpa tiang. Desain gambar lengkap dapat dilihat diakun Youtube @cakcakpinter milik Ir Oman Jaya ST MM.

Cik Menambahkan, Untuk sementara para jemaah aktif ada yang sholat di Cidawang sholat berjamaah di Masjid Al Qoffar Kebun jati dan Masjid Quba Terukis.

“Mohon doanya agar Masjid ini cepat selesai dan bisa digunakan kembali,” tandasnya. (***)

Bupati Lanosin Buka Bupati Cup IPSC Level 1 Tahun 2026

OKUTIMUR – Bupati OKU Timur provinsi Sumatra selatan Ir H Lanosin menghadiri sekaligus membuka Kejuaraan Menembak International Practical Shooting Confederation (IPSC) Level 1 Tahun 2026.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur bertempat di lapangan Tembak Yonarmed 15/Callendra Martapura, Sabtu (14/02/2026).

Kejuaraan IPSC Level 1 ini mempertandingkan beberapa kategori dengan sistem tembak reaksi menggunakan pistol olahraga kaliber 9 mm.

Setiap peserta disiapkan amunisi sebanyak 200 butir per orang untuk menyelesaikan seluruh rangkaian stage. Kompetisi ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos menyampaikan bahwa kejuaraan menembak IPSC harus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Menurutnya, sportivitas merupakan fondasi utama dalam olahraga menembak yang memadukan disiplin tinggi, kejujuran, serta penghormatan terhadap keselamatan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Bupati bersama unsur Forkopimda menjajal Senjata api jenis kaliber 9 mm di Lapangan Tembak Yonarmed 15/Cailendra Martapura.(*)

Tembus 98 Persen, Lanosin Bawa OKU Timur Raih UHC Award 2026

OKUTIMUR – Bupati Lanosin yang mempimpin kabupaten OKU Timur provinsi Sumatra selatan meraih UHC Award 2026 kategori Madya di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 27 Januari 2026.

Penghargaan tersebut atas keberhasilan dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Pemberian penghargaan diberikan oleh Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) dan diterima langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M.

UHC Award diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menyelenggarakan Universal Health Coverage (UHC) melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penilaian dilakukan berdasarkan cakupan kepesertaan yang mencapai lebih dari 98 persen dari total penduduk, serta tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.

Bupati Enos menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkelanjutan.

“Saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan di OKU Timur sudah mencapai 98 persen. Ini berarti sebagian besar masyarakat sudah terlindungi dan dapat mengakses pelayanan kesehatan dengan baik,” ujar Bupati.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati, Manfaat UHC dirasakan langsung oleh masyarakat karena pelayanan kesehatan tidak lagi menjadi beban berat, terutama bagi warga yang kurang mampu.

Melalui skema JKN, masyarakat yang belum mampu membayar iuran dibantu oleh pemerintah daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat.

“Yang terpenting, masyarakat bisa berobat tanpa khawatir soal biaya. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin hak dasar kesehatan,” terangnya.

Selanjutnya Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi sebagai peserta JKN, baik melalui kepesertaan mandiri maupun yang dibiayai oleh pemerintah.

Sedangkan Direktur Utama BPJS Kesehatan RI, Ali Ghufron Mukti, mengapresiasi komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program JKN secara konsisten.

“Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mewujudkan Universal Health Coverage. Komitmen ini sangat berarti untuk melindungi masyarakat dari risiko biaya kesehatan,” katanya.

Ali Ghufron menjelaskan bahwa UHC merupakan bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh penduduk.

“UHC memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus terlindungi dari risiko finansial, sehingga tidak jatuh miskin akibat biaya pengobatan,” jelasnya.

Oleh karena itu diraihnya UHC Award 2026, Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem layanan kesehatan agar semakin merata, terjangkau, dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sebiduk sehaluan. (*)