Gubernur HD Buka Festival Dan Tanam 1.000 Durian Di Muara Enim

OKUTIMUR.CO, Muara Enim – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru buka festival dan tanam 1.000 Durian di Muara Enim. HD juga menyebut banyak buah-buahan lokal dari Sumsel yang tidak kalah dengan citarasanya jika dibanding dengan buah impor. Salah satunya durian dari Kabupaten Muara Enim yang dijuluki si raja dengan aroma khas harum menyengat, rasanya lezat, dan dagingnya buahnya sangat lembut.

“Durian kita tidak kalah kualitasnya bahkan jauh lebih baik dari impor seperti Montong. Di Muara Enim ini ada varietas durian berwarna yang tidak ada gas, Lebih hebat dan lebih lezat durian kita,” ungkap Herman Deru saat mengahadiri Festival Durian Muara Enim Tahun 2022 yang digrlar di Plumeria Ecopark Muara Enim, Minggu (28/8) siang.

Herman Deru mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Plumeria Ecopark yang begitu kreatif memoles tempat wisata dengan kegiatan atraksi wisata, seperti Festival Durian Muara Enim 2022.

Menurutnya, durian harus dikembangbiakkan dan dijaga pertumbuhannya. Sehingga durian lokal Sumsel menjadi durian yang unggul.

Sementara Owner Plumeria Ecopark dr Doli Situmpul mengatakan, festival durian dengan beragam perlombaan, seperti pemilihan durian terbaik dan terbesar dan lomba olahan berbahan dasar durian. Selain itu, juga ada kegiatan peduli lingkungan yakni dengan penanaman 1.000 bibit pohon Durian.

Dalam Festival Durian kali ini setidaknya ada ratusan buah durian yang dinikmati secara bersama-sama. durian ini, didatangkan langsung dari kebun rakyat berasal berbagai Kecamatan Muara Enim.

Gubernur Herman Deru didampingi Ketua ICSB Sumsel Hj. Samantha Tivani HD berkeliling stand demi stand untuk menikmati buah durian dan makanan olahan durian yang disajikan para peserta festival. [Hms]

GUBERNUR HERMAN DERU RESMIKAN JARINGAN LISTRIK TIGA DESA DI MUARA ENIM

Herman Deru: 99 Persen Wilayah Sumsel Sudah Dialiri Listrik

MUARA ENIM, OKUTIMUR.CO – Keinginan masyarakat di Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim yang menginginkan adanya jaringan listrik di kawasannya diwujudkan Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Dimana orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut meresmikan jaringan listrik di tiga desa Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim. Peresmian tersebut berlangsung di Desa Pelakat, Selasa (27/7).

“Listrik ini kebutuhan utama. Alhamdulillah 99 persen wilayah di Sumsel ini sudah tercover listrik,” kata Herman Deru. Apalagi, Sumsel ini merupakan sentral energi listrik di pulau Sumatera. Tentunya untuk mewujudkan pemerataan jaringan listrik bukan hal yang mustahil.

“Sumsel khususnya Muara Enim merupakan sentral energi listrik di Sumatera. Mulai dari Aceh hingga Lampung sebagian besar listriknya di pasok dari Muara Enim.

Masuknya listrik di tiga desa yang meliputi Desa Danau Gerak, Desa Pelakat dan Desa Tanjung Agung tersebut merupakan komitmen Herman Deru dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Ini komitmen kita. Keberadaan listrik ini dapat mendorong anak-anak semakin semangat belajar dengan maksimal. Ini juga untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Listrik bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan perekonomian,” tuturnya.

Dia menjelaskan, suksesnya pembangunan jaringan listrik di tiga desa tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat.

Gubernur Herman Deru beri bantuan kepada warga desa Muara Enim

“Pembangunan jaringan listrik oleh PT PLN ini tentu tidak akan berjalan maksimal jika masyarakatnya tidak mendukung. Masyarakat disini merelakan sedikit lahannya dilewati jaringan listrik,” paparnya.

Diketahui, pembangunan jaringan listrik di kawasan Semende Darat Ulu merupakan kerjasama Pemprov Sumsel dan PT PLN. Tidak hanya jaringan listrik, PT PLN juga menggelontorkan CSR nya untuk

pengembangan sarana dan prasarana wisata Kampoeng Malaka Desa Karta Mulya Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim sebesar Rp170 juta.

Dalam kunker gubernur Herman deru juga melakukan panen kopi di Desa Pelakat Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, Selasa (27/7). Dimana komoditas kopi di Semende sudah tak diragukan lagi, meski ditanam di dataran tinggi.

namun dapat menghasilkan dua varietas kopi yaitu menghasilkan kopi jenis Arabica dan Robusta. Pemprov Sumsel terus berupaya agar kita bisa ekspor langsung komoditas kopi Sumsel ini dengan mengupayakan pembangunan pelabuhan Tanjung Carat nantinya,” Ujar Gubernur

Begitu juga hasil pertanian Padi di Desa Pelakat Kecamatan Semende Ulu Darat Kabupaten Muara Enim. Padi di dataran tinggi tersebut diakuinya memiliki kelebihan tersendiri. “Varietas ini memiliki kelebihan tersendiri. Tinggi padi ini lebih dari 150 cm,” kata Herman Deru saat panen padi dikawasan tersebut.

Bahkan menurutnya, Padi yang bernama Jamba teras tersebut memiliki kualitas sangat baik. “Kualitasnya pulen dan harum. Kita tidak menyangka sawah di atas perbukitan ini memiliki kualitas Padi yang luar biasa. Saya minta ini dikembangkan sehingga sawah di kawasan ini juga turut menjadi kawasan penyangga pangan,” tandasnya. (HMS/R10)