Penghujung Masa Tugas di OKU Timur, Kapolres Prabu Laksana Sakti Kembali Terima Penghargaan dari Kapolri

PALEMBANG – Tinta Emas kembali ditorehkan Polres OKU Timur Polda Sumsel, Di penghujung masa tugasnya Kapolres AKBP Dwi Agung Setyono yang diberi gelar adat suku Komering Prabu Laksana Sakti kembali menerima penghargaan dari Kapolri.

Piagam penghargaan tersebut berlangsung Pada acara yang digelar di The St Regis Jakarta, Rajawali Place, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B/4 Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (8/7/2024) tersebut, Polda Sumsel berhasil meraih beberapa penghargaan pembangunan Zona Integritas Reformasi Birokrasi Polri WBK, bahkan Biro SDM Polda Sumsel menjadi satu satunya satker di Polri yang berhasil meraih penghargaan kategori WBBM (Wilayah Birokrasi Bebas Melayani) tahun 2023.

Penghargaan Pembangunan Zona Integritas WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) oleh satuan kerja Biro SDM Polda Sumsel, WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) oleh satuan kerja Direkorat Polairud Polda Sumsel serta penghargaan kategori Pelayanan Prima Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaran Pelayanan Publik (PEKPPP) Internasional tahun 2023 yang berhasil diraih satuan kerja Direktorat Lalulintas Polda Sumsel, Polres OKU Timur, Polres Banyuasin, Polres OKU Selatan,Polres OKI dan Polres Musi Rawas.

Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) merupakan predikat yang diberikan pada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Sedangkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan predikat yang diberikan kepada Satker yang memenuhi sebagian besar program Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Penguatan Kualitas Pelayanan Publik.

Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaran Pelayanan Publik (PEKPPP) merupakan upaya pengukuran sistematis pada suatu unit kerja dalam jangka waktu tertentu guna memperoleh bahan penyusunan rekomendasi dalam perbaikan pelayanan.

Sebelumnya karir Kapolres OKU Timur baru AKBP Dwi Agung Setyono tiba di Bumi Sebiduk Sehaluan menggantikan Kapolres yang lama AKBP Nuryono pada Jum’at 13 Januari 2023.

AKBP Dwi Agung Setyono diberi gelar penghormatan Prabu Laksana Sakti dari Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, sedangkan Istri Prativi Kusumaningrum ST diberikan Adok Nai Prabu Laksana Sakti.

Dengan dipasangkannya Kepodang, Tanjak dan Rumlak AKBP Dwi Agung Setyono beserta istri resmi mendapatkan gelar penghormatan adat masyarakat Komering.

Oleh sebab itu nama Adok atau Jajuluk penghormatan dengan asal usul Adok dari keluarga besar Kiayanda M Ali Pasai dari Kecamatan Semendawai Barat.

Kapolres Dwi Agung Setyono dikabarkan mendapatkan promosi jabatan ke Divisi Propam Polri, Jabatannya akan di isi oleh AKBP Kevin Leleury yang sebelumnya bertugas di Satbrimob Polda Metro Jaya.

Surat mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram rahasia (STR) Kapolri Nomor: 1236-1239/VI/Kep/2023 dikeluarkan tanggal 25 Juni 2024, yang ditandatangani An Kapolri AS SDM Irjen Dedi.(R10)

Pesawat Susi Air Di Bakar KKB Papua, Pilot Dan Penumpangnya Disandera

OKUTIMUR.CO, Papua – Pagi ini pesawat Susi Air diberitahukan terbakar di landasan terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, selasa 7 February 2022, Pilot beserta penumpangnya disandera KKB Papua.

Data posisi terakhir pesawat mendarat dengan selamat lalu pilot terlacak berjalan sampai 1 km dari pesawat sebelum GPS Pilot tidak terlacak lagi, diduga pesawat dibakar oleh kelompok bersenjata di sana.

Data penerbangan dari pihak Susi Air Perintis Flight dengan bobot 452 kg yang Take off pada pukul 05:33 LT, Maskapai perintis ini yang dilengkapi fasilitas Blue Sky Aircraft Tracking dapat melacak posisi pesawat secara akurat sehingga jika terjadi apa-apa proses evakuasi mudah dilakukan.

Susi Pudjiastuti mantan menteri kelautan ini dalam pernyataannya mengatakan, Membenarkan salah satu pesawat milik perusahaannya terbakar, “Mohon dukungan dan semoga pilot dan lima penumpang lainnya di Nduga Paro diberikan lindungan Alloh SWT,” Terangnya.

Dalam hal ini Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri telah membenarkan Pesawat perintis Susi Air dengan no registrasi PK-BVY dilaporkan hilang kontak ternyata dibakar Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di landasan pacu bandara Paro, Nduga, Papua.

Saat ini sedang dicari tahu tentang nasib dan keberadaan Pilot dan para penumpang pesawat.

Sedangkan Panglima TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka) Ndugama Bridgen Egianus Kogeya mengkonfirmasi pasukannya telah melakukan aksi pembakaran Pesawat Susi Air di Paro, Kabupaten Nduga, Papua pada hari ini tanggal 7 Februari 2023.

Pada pukul 11:18 WP dilaporkan oleh Panglima Pertahanan Daerah Kodap III Ndugama-Derakma Brigjen. Egianus Kogeya bahwa mereka TPNPB KODAP III Ndugama-Derakma sudah membakar satu pesawat jenis Susi Air.

Kapolri Jenderal Listiyo dalam penyampaian laporannya mengatakan, Terkait perkembangan mengenai Pilot dan penumpang yang disandera KKB ini sedang dalam pencarian.

“Kami dari tim gabungan saat ini sedang melakukan operasi pencarian, Untuk hasilnya nanti kita informasikan, ” Katanya.

Kapolri juga menambahkan, Pihaknya saat ini juga sedang melakukan koordinasi dengan Police Asean dalam pencarian, ” Mudah-mudahan para pelaku yang juga berada di luar Indonesia bisa ditangkap,” Katanya. (*)

Kapolri Umumkan Irjen Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir Joshua

OKUTIMUR.CO, Jakarta – Kapolri umumkan Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir Joshua pada Konferensi Pers Polri, Selasa 09 Agustus 2022 di Mabes Polri Pukul 19:01 Wib.

Titik terang dari penyelidikan yang memakan waktu sejak tanggal 18 Juli 2022 atas misteri tewasnya Brigadir Joshua akhirnya mulai terungkap.

Dalam laporannya Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menjelaskan, proses penyelidikan dan penyidikan sejak laporan keluarga korban yang dilaporkan kepada Mabes Polri. “Kita sudah periksa lebih kurang 47 saksi yang terkait dengan kejadian ini kemudian kita juga memperoleh waktu sudah menyampaikan beberapa kendala yang ditemukan selama proses penyelidikan dan penyidikan,” jelasnya (09/08) mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kabareskim Agus juga menyebutkan, telah menetapkan empat orang tersangka yang pertama RE yang kedua RR yang ketiga tertangkap KM yang terakhir FS.

“Peran RE telah melakukan penembakan terhadap korban sedangkan tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap korban, lalu KM juga turut membantu dan menyaksikan penembakan sedangkan FS melakukan dan menskenario peristiwa seolah-olah terjadi peristiwa tembak-tembak di rumah dinasnya,” Jelasnya.

Kabareskrim Polri Agus juga menyampaikan, atas perbuatannya berdasarkan hasil pemeriksaan keempat tersangka menurut perhatian masing-masing penyidik. “Dikenakan pasal 340 subsider pasal 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” Ungkapnya. [Hms]

Kapolri Bentuk Tim Khusus Terkait Tewasnya Brigadir Y

OKUTIMUR. CO, Martapura – Kasus penembakan sesama anggota yang menewaskan satu Polisi Brigadir Y, akhirnya Kapolri Listyo Sigit turun langsung membentuk tim khusus.

Dalam doorstop rilis humas Polri Kapolri Listyo Sigit mengatakan, Kasus pidana ini ada dua yang dilaporkan yaitu pertama terkait dengan percobaan pembunuhan dan kedua kekerasan terhadap perempuan.

“Saya sudah minta agar Penanganannya betul-betul ditangani dengan menggunakan prinsip-prinsip, walaupun telah ditangani oleh Polres Jakarta selatan, kita tetap minta kasus ini di esestensi oleh Polda dan Bareskrim polri,” jelas Kapolri, selasa 12 Juli 2022.

Menurutnya, Kasus baku tembak yang melibatkan antara anggota dan anggota kami mendapatkan juga banyak informasi terkait berita yang liar. “Kita ingin tertangani dengan baik, Saya juga telah membentuk tim khusus yang dipimpin wakapolri, kabareskim,” jelasnya.

Kapolri juga menyebutkan, Disatu sisi kami juga melibatkan dari eksternal kompolnas dan komnasham terkait dengan isu yang terjadi transparan dan objektif. “Agar kasus ini menjadi terang, karena khusus melibatkan anggota Polri, Sehingga rekomendasi dari tim gabungan internal dan eksternal ini menjadi masukan menindaklanjuti untuk melengkapi proses penyidikan,” katanya.

Penanganan kasus telah dilaksanakan secara serius dengan tim yang ada. “Tentunya kami institusi Polri meyakinkan akan melakukan proses ini secara objektif, transfaran dan akuntabel, “pungkasnya. [HMS]

Selengkapnya Klik link tautan di bawah