Halal Bihalal Gubernur Ke Desa Sumber Agung Belitang Jaya

OKUTIMUR.CO, Belitang Jaya – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru beri bantuan Rp. 165 Juta pada Pengajian dan Halal Bihalal Masyarakat Desa Sumber Agung Kecamatan Belitang Jaya Masjid Al-Qorib desa Sumber Agung Kec. Belitang Jaya, Minggu 15 Mei 2022.

Kades sumber agung Sukirno melalui Ketua panitia pelaksana Tohir mengawali sambutan yang dihadiri Gubernur H. Herman Deru, Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T,.Mantan Bupati KH. Kholid Maward, S.Sos, M.Si dan Forkopimda.

Dalam sambutannya Tohir mengatakan, mudah-mudahan acara ini dapat memupuk silaturahmi antara masyarakat kepada pemerintah untuk Sumsel maju untuk semua.

“alhamdulillah beliau menyempatkan diri untuk menghadiri acara halal bihalal di sini bersama dengan Bapak Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T,  semua ini bentuk perwujudan dari Bapak Bupati OKU Timur yang maju dan mulia,” katanya.

Kades Sumber agung Sukirno sambut kedatangan Gubernur Herman Deru di desanya

Menurut Tohir selain wadah halal bihalal, sejarah berdirinya Masjid Al-Qorib ini pada tahun 1972.

Masjid Al-Qorib Desa Sumber Agung Kecamatan Belitang Jaya

“Selanjutnya kami siapkan gedung untuk meneruskan estafet perjuangan dengan ukuran luas 9 meter persegi dan tahun 2005 diperluas dan diadakan pemugaran dengan ukuran 16 meter persegi, ditahun 2021 juga dilakukan pelebaran 3 meter samping kiri depan 4 meter,” Ujarnya dalam laporan.

Masyarakat tamu undangan pengajian dan halal bihalal

Bupati Enos yang mendampingi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, S.H, M.M mengatakan dalam laporan, Kemarin kecamatan Belitang jaya ada kunjungan khusus dari Bupati Way kanan yang merasa iri karena semua jalan yang dilalui sudah bagus sekali.

Bupati OKU Timur H. Lanosin,S.T

“Semoga, Sumatera Selatan ini dapat lebih maju dan jaya lagi di masa kepemimpinan Bapak Gubernur, Serta OKU Timur menjadi kabupaten terdepan dan menjadi contoh bagi lainnya,” ucapnya.

Sementara Gubernur Herman Deru mengatakan Minal aidzin wal faidzin di awal sambutannya kepada masyarakat kecamatan Belitang Jaya.

Gubernur Herman Deru didampingi Bupati Enos di Desa Sumber Agung Belitang Jaya

“Dimasa kepemimpinan 10 tahun menjadi Bupati OKU Timur sedikit demi sedikit diperbaiki, Jalannya dulu rusak semua,” Kenangnya.

Video Gubernur Dan Bupati di Sumber Agung Belitang Jaya

menurutnya, setelah saya didaulat rakyat menjadi Gubernur, Saya bayar semua apa yang diinginkan masyarakat melalui infrastruktur. “Sekarang jalan OKU Timur sudah bagus, Dulu pergi dari Belitang ke kantor 3,5 jam setengah,” Ungkapnya.

Dalam halal bihalal tersebut Gubernur, Bupati Lanosin dan Forkopimda menyumbang pembangunan kubah serta renovasi masjid dengan total sumbangan sebesar Rp. 165 juta. [CrewBKM]

Kades Sumber agung Sukirno

Enos Resmikan Kampung Patin Desa Sidorahayu Belitang

Belitang, OKUTIMUR.CO – Kampung patin terletak di desa Sidorahayu kec. Belitang keberadaannya dengan luas 1.200 Ha yang bisa menghasilkan produksi 30 Ton per tahun.

Dinamakan kampung patin sebab masyarakat desa setempat membudidayakan ikan patin yang mana setiap rumah setidaknya memiliki satu kolam ikan patin.

Saat ini, upaya terus dikembangkan demi menambah penghasilan bagi petani ikan serta meningkatkan produktivitas masyarakat dan tercapai tingkat produktivitas,”Kata Bupati Enos saat meresmikan Kampung Patin di Desa Sidorahayu. Kamis, 02 Desember 2021.

Menurut Enos, tak hanya cuma menghasilkan ikan segar, tetapi diperlukan juga inovatif pengembangan memproduksi berbagai olahan dari ikan patin yang dilakukan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan pendapatan tambahan bagi peternak ikan patin.

Sedangkan Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Drs. Melson Firdaus menjabarkan dalam acara tersebut. Menurut Melson, Pada hakikatnya kampung ikan sudah ada di masyarakat. Namun, pengelolaannya masih ada yang tradisional. Pemerintah berperan meningkatkan pengembangan Kampung Ikan.

“Saat ini pengembangan di bidang perikanan terus digalakkan, dampaknya akan besar. Selain bagi masyarakat desa sekitar, juga untuk masyarakat luas, dan tak menutup kemungkinan untuk ekspor,” Katanya.

Apalagi OKU Timur meraih nomor 4 (empat) penghasil beras secara nasional di Provinsi Sumatera Selatan, ditambah lagi saat ini ada pengembangan ikan patin, kembali menjadi nilai tambah bagi daerah ini,” Ujar Melson.

”Insya Allah Tahun 2022 mendatang, Kabupaten OKU Timur akan digelontorkan dana yang lebih besar lagi dari Provinsi Sumsel, hal ini dilakukan untuk memajukan berbagai sektor khususnya bidang  pertanian, peternakan maupun perikanan serta pengembangan infrastruktur lainnya,” Pungkasnya. [Ril/R10]

Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang salah satu Penghasil ikan Patin terbesar di Sumsel

Belitang, OKUTIMUR.CO – Menteri Kelautan dan Perikanan menyetujui OKU Timur sebagai salah satu pengembangan kampung perikanan budidaya di Indonesia.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ir. Tubagus Sunarseno mengatakan Kegiatan dan anggaran pengembangan kampung perikanan budidaya telah masuk ke dalam dokumen anggaran (pagu indikatif). Anggaran tersebut akan difinalkan pada September 2022 saat muncul pagu definitif. Rabu, 04 Agustus 2021 saat audensi dalam rangka sosialisasi pemantapan kampung patin nasional di balai rakyat.

Tubagus melanjutkan, Kegiatan yg telah dimasukan untuk OKU Timur antara lain Pengembangan dan peningkatan kapasitas produksi Unit Produksi Pakan Mandiri OKU Timur.
Tubagus melanjutkan Bantuan Ekskavator untuk perluasan areal perkolaman telah disiapkan oleh pihak kementerian serta Pengembangan pembenihan melalui penyaluran bantuan untuk pembenih (UPR) dan pendeder juga di siapkan programnya oleh kementerian.

Untuk pengembangan pasar Patin OKU Timur Tubagus mengatakan akan Koordinasi dengan Ditjen Peningkatan Daya Saing.

Untuk pengembangan budidaya ikan patin juga disiapkan untuk itu dinas peternakan dan perikanan OKU Timur akan berkoordinasi dengan BRSDMKP untuk peningkatan jumlah penyuluh.

Di Indonesia hanya OKU Timur yang memiliki kampung Patin yaitu Desa Yosowinangun Kecamatan Belitang, dan OKU Timur merupakan penghasil terbesar ikan Patin di Sumatera Selatan. Berikutnya Desa Pemetung Basuki kecamatan Buay Pemuka Peliung juga akan dijadikan salah satu desa percontohan budidaya ikan Patin.

Sementara itu Bupati OKU Timur menyebut baik program Kementerian Tersebut mengingat OKU Timur merupakan salah satu penghasil Ikan Patin terbesar selain Kota Prabumilih dan OKU Timur memiliki Kampung Patin.

OKU Timur sendiri siap mengemban tugas yang diberikan Pemerintah Pusat ke Kabupaten OKU Timur. Dalam rangkaian acara tersebut dihadiri Kementrian Eki Jauhar Fuad selaku Koordinator Pakan Buatan, Rasyid selaku sekretaris direktur Pakan dan Obat ikan. (Rls)

112 PERAWAT IKUT WORKSHOP

Kegiatan workshop ini Untuk memberikan bekal kepada seluruh perawat yang akan bertugas  di desa

BELITANG, OKUTIMUR – Menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, satu desa satu perawat, dilaksnakan kegiatan workshop pembekalan perawat desa, yang berlangsung di Gedung Pertemuan Banjar Desa Banjar BK 9, Kecamatan Belitang yang diselenggarakan oleh PPNI OKU Timur dan Dinkes OKU Timur, Rabu 7 Juli 2021

Assisten III Setda OKU Timur Sutrisno, mengatakan, program satu desa satu perawat tentunya ada tujuan positif yang ingin dicapai. Untuk realisasinya dilaksanakan secara bertahap untuk bisa mencapai pemenuhan terhadap sasaran seluruh desa di OKU Timur  ini. 

Program satu desa satu perawat merupakan bentuk kegiatan nyata yang diinisiasi dari organisasi PPNI yang bersinergi dengan Dinas Kesehatan OKU Timur untuk menjadikan target layanan kesehatan masyarakat sampai kepada tingkat layanan yang terendah agar dapat menyentuh masyarakat secara langsung.

Acara workshop pembekalan perawat desa ini bertujuan untuk, meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kompetensi dan koordinasi  perawat desa terkait dengan tugas dan kegiatan pelaksanaan perawat sebelum terjun langsung melayani masyarakat. 

Meningkatkan  pemahaman  terkait isu terkini yaitu pandemi covid-19 dan mekanisme penatalaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi. Menambah wawasan tentang obat psikotropika dan bahayanya.

Harapannya tentu untuk seluruh  perawat yang telah terpilih sebagai perawat desa agar kiranya bisa mengikuti kegiatan workshop ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga ilmu dan pengetahuan yang disampaikan dapat diterima dan kemudian dapat direalisasikan dalam kegiatan yang nyata di masyarakat.

“Marilah kita berupaya bersama, dimana masyarakat terutama masyarakat ditingkat keluarga  menjadi fokus utama perhatian kita untuk mewujudkan cita-cita kita bersama menjadikan kabupaten OKU Timur maju dan lebih mulia,” kata asisten III.

Pemkab OKU Timur memberikan apresiasi terhadap PPNI OKU Timur  yang telah menjadi penyelenggara workshop ini, membekali anggotanya sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.  Ikut berperan  di bidang kesehatan dan  menjadi pioner dalam setiap program yang dilaksanakan, imbuhnya.

Sementara Kadinkes OKU Timur H. Zaenal Abidin, menambahkan,  kegiatan workshop ini Untuk memberikan bekal kepada seluruh perawat yang akan bertugas di desa   sehingga perawat ini trampil dan mengetahui apa yang akan dilakukan sebagai perawatan desa.

Pembekalan perawat satu desa satu perawat materinya dari Dinkes, BNNK, PPNI Provinsi, CWCCP demgan jumlah peserta 112 orang. (rls)