OKUTIMUR.ID – Sejarah baru tercipta di “Bumi Sebiduk Sehaluan”. Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Lanosin, menghadiri prosesi Wisuda Sarjana ke-1 Universitas Muhammadiyah OKU Timur yang digelar pada Sabtu (9/5/2026).
Momen ini menjadi sangat spesial karena menandai kelulusan angkatan perdana sejak bertransformasi menjadi universitas.
Bupati yang akrab disapa Enos ini menegaskan bahwa wisuda perdana ini adalah bukti nyata kemajuan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di OKU Timur.
“Momen bersejarah ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para wisudawan dan keluargastrong, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten OKU Timur,” ujar Lanosin dalam sambutannya di hadapan para wisudawan, Sabtu (9/5/2026).
Pesan Bupati Enos: Jadi Motor Penggerak Daerah
Kepada para lulusan Strata 1 (S1) tersebut, Enos berpesan agar ilmu yang telah diraih tidak berhenti di bangku kuliah.
Enos berharap para sarjana baru ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Teruslah menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan mampu memberikan kontribusi terbaik untuk daerah, bangsa serta masyarakat,” tambahnya dalam acara yang turut dihadiri Rektor, Dekan, jajaran Dinas Pendidikan OKU Timur.
Transformasi Besar dari STKIP Menjadi Universitas
Universitas Muhammadiyah OKU Timur sebelumnya diresmikan langsung oleh Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, pada 22 Januari 2026 lalu.
Perubahan status dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) menjadi universitas ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi.
Rektor Universitas Muhammadiyah OKU Timur, Dr. Didi Franzhardi, M.Pd, menjelaskan bahwa kampus ini mulai beroperasi sejak 2019 sebagai STKIP.
“Saat ini kami memiliki dua fakultas dengan tujuh program studi, mulai dari Ilmu Pendidikan dan Hukum hingga Ilmu Komputer. Meski berada di wilayah pedesaan, atmosfer akademik kami sangat dinamis dengan jumlah mahasiswa mencapai 1.500 orang,” jelas Didi.
Bahkan, pihak universitas menargetkan untuk segera membuka program pascasarjana pada tahun 2027 mendatang.
Sinergi Pendidikan: Diskon 50 Persen untuk Anak Anggota PGRI
Selain mencetak sejarah wisuda perdana, Universitas ini juga menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban biaya pendidikan.
Melalui kerja sama strategis (MoU) dengan PGRI OKU Timur, anak-anak dari anggota PGRI mendapatkan potongan biaya perkuliahan sebesar 50 persen.
Langkah ini diapresiasi oleh Bupati Enos sebagai investasi jangka panjang.
Menurutnya, keberadaan universitas berbanding lurus dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pergerakan ekonomi lokal.
“Ketika sebuah universitas berkembang, insyaallah IPM meningkat dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Ini adalah kebanggaan besar bagi OKU Timur,” pungkasnya.
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan doa bersama, berharap para lulusan dapat segera terserap di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja baru demi visi OKU Timur yang lebih maju.(*)
