JOKOWI TENDANG CHEVRON

Pertamina melalui PHR juga telah membentuk Tim Transisi yang bertugas memastikan kelancaran operasi, terutama di aspek subsurface, operasi produksi, project and facility engineering, operasi K3LL, hingga ke aspek sumber daya manusia, finansial, komersial, asset supply chain management serta IT,”Jelas Nicke

“Yang tidak kalah penting dalam proses alih kelola ini, kami mengingatkan kembali mengenai high risk pengelolaan usaha migas, tidak hanya proses kehandalan, Yang lebih penting aspek HSSE (Health, Safety, Security and Environment),” tegas Nicke. 

“Pertamina juga mendukung program pemerintah mencapai produksi minyak mentah satu juta barrel oil per day (BOPD) dan 12 milyar standard cubic feet per day (BSCFD) di tahun 2030. Oleh karenanya, selain kerja keras dan komitmen Pertamina, Diharapkan dukungan penuh dari Pemerintah dan daerah untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut,” Tandas Nicke.[R10]



PT. MEDIA BHAKTI TRI PUTRA