
Potensi minyak Blok Rokan kedepan masih sangat besar. Bagaimana tidak, Blok Rokan memproduksi 165.000 Barel Minyak/hari Jumlah produksi itu memenuhi 24% produksi minyak nasional masih ada 500 juta – 1,5 Miliar Barel minyak yang menjadi cadangan Blok Rokan. Minyak di kawasan ini terkenal dengan kualitasnya yang bagus, yaitu Sweet Oil. Di Asia Tenggara, Indonesia penghasil Sweet Oil terbesar.

Migas ini pernah menjadi Lapangan Migas terbesar di Asia Tenggara, Setelah mengambil Blok Mahakam dari Total/Inpex, Emas Grasberg dari Freeport, kini Blok Rokan dari Chevron. Kedepan proses transisi yang sudah berjalan baik sehingga tidak terjadi penurunan produksi setelah pengelolaannya Pertaminalah yang harus membuktikan bahwa mereka lebih baik dan harus memberikan lebih banyak keuntungan bagi republik Indonesia tercinta.

Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) sebagai induk usaha PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyampaikan “pengelolaan WK Rokan oleh Pertamina menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan kebanggaan bagi Pertamina dan bangsa Indonesia serta dukungan dari segenap bangsa Indonesia sehingga alih kelola,”

