Dankodiklatad TNI AD, Letjen Yogo Puji Latihan Taktis Batalyon 2022

OKUTIMUR.CO, Martapura – Selama dua minggu anggota TNI melakukan latihan taktis Batalyon tim pertempuran Yonif Raider 400 Kodam/IV Dipenogoro di Pusat latihan Puslatpur OKU Timur dengan melibatkan anggota TNI diberbagai kesatuan diakhir acara sukses digelar hingga puncak latihan yang dipuji Dankodiklat Letjen Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

Kegiatan ini dihadiri langsung Dankodiklatad TNI AD Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono didampingi Danpuslatpur dan wakil Bupati OKU Timur Adi Nugraha Purna Yuda untuk menyaksikan secara langsung Puncak latihan tampak hadir ratusan pelajar menengah atas dari lingkungan pendidikan kabupaten, Senin (03/10/2022).

Dankodiklatad Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono menyampaikan, Dalam latihan pertempuran pelakunya batalyon 400 rider dari Kodam IV Jawa tengah ini tergabung dalam Program TNI AD.

“Tujuannya untuk melatih semua kecabangan yang ada di semua kecabangan sehingga kita melakukan bagaimana kerjasama antar Kecamatan dalam sebuah pertempuran itu intinya,” Jelas Letjen Yogo.

Kemudian disampaikan Yogo, Latihan juga libatkan taruna tingkat IV yang sedang melaksanakan dasar kecabangan, kita ikutkan latihan walaupun mereka tidak terlibat langsung tetapi mereka memang kita buat untuk melihat dan merasakan bagaimana nanti kalau mereka menjadi perwira.

“Diharapkan, mereka para taruna dapat merencanakan latihan kemudian melaksanakan latihan menyiapkan latihan itu seperti apa sehingga mereka tahu itu intinya,” Katanya.

Latihan hari ini menurut Yogo dengan materi sudah berlangsung sekitar dua minggu puncaknya hari ini dan kita saksikan sendiri bersama bahwa latihan bisa berlangsung dengan baik.

”Setelah setelah latihan ini mereka akan kembali ke satuan masing-masing dan kita doakan semoga dalam perjalanan mereka selamat sampai tujuan,” Katanya.

Sementara Wakil Bupati OKU Timur H Adi Nugraha Purna Yuda mengaku kagum kekompakan TNI dan latihan ini dapat diambil makna bahwa apapun yang di lakukan TNI sangat luar biasa.

“Selain itu kita berharap tetap terjaga kekompakan TNI dan semangat dalam memberikan kenyamanan negara, Kita berharap TNI tetap solid. Melalui latihan mereka dapat meningkatkan kapasitas mereka sehingga NKRI dapat terjaga dengan baik dan bangsa Indonesia diakui dunia bahwa TNI kita tidak dipandang sebelah mata di mata dunia,” Jelasnya. (JON)

Operasi Zebra Musi 2022, Ini Intruksi Kapolres Nuryono

OKUTIMUR.CO, Martapura– Kapolres AKBP Nuryono, S.IK, M.M, pimpin apel gelar Pasukan dalam rangka Operasi (Ops) Zebra Musi tahun 2022 yang diikuti oleh Personel gabungan, Senin pagi tanggal 3 Oktober 2022 bertempat di halaman apel Mako Polres OKU Timur.

Ops Zebra Musi tahun 2022 akan berlangsung selama 14 hari mulai tanggal 3 Oktober sampai dengan 16 tersebut dihadiri juga oleh para pejabat utama, para perwira, serta anggota Polres OKU Timur.

Dalam amanatnya Kapolres Nuryono mengatakan, Tujuan pelaksanaan Ops Zebra Musi tahun 2022 ini yakni sesuai tema yaitu “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Yang Presisi”.

“Tahun ini operasi kita mengedepankan giat edukatif dan persuasif serta humanis dan didukung GAKKUM secara elektronik ataupun teguran,” Jelas Kapolres.

Dia juga menekankan, Penegakan hukum operasi zebra 2022 dengan mengutamakan 7 (tujuh) prioritas yang bersamaan dengan kunjungan KASAD TNI ke wilayah Kabupaten OKU Timur dalam rangka meninjau latihan Puncak YTP Raider 400 di kecamatan Martapura.

Kasat Lantas Polres OKU Timur AKP Lastari memberikan laporan

“Operasi Zebra ini sasarannya yaitu pengemudi atau pengendara kendaraan yang menggunakan ponsel saat berkendara, Usia pengemudi masih di bawah umur, Pengendara sepeda motor yg berbonceng lebih dari 1 (satu) orang, Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan Helm SNI dan pengemudi roda empat yg tidak memakai pengaman Safety Belt,” Lanjut Kapolres.

Selain itu juga diintruksikan sanksi bagi pengemudi atau pengendara ranmor yang kedapatan dalam pengaruh atau minuman beralkohol, Pengemudi atau pengendara melawan arus, serta pengendara yang melebihi batas kecepatan atau kebut- kebutan.

Dalam gelar apel tersebut pelaksanaan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat. [HMS/R10]

Perintah Presiden Jokowi Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan

OKUTIMUR.CO, Jakarta – Pertandingan sepakbola Liga utama Indonesia mempertemukan Arema FC persus Persebaya di stadion Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa timur terjadi kerusuhan yang mengakibatkan 129 jiwa meninggal dunia termasuk dua personil kepolisian, Sabtu malam, 1 Oktober 2022 .

Kejadian tersebut mulai terlihat setelah babak pertama usai dan terjadi keributan di tribun 12-13, babak kedua semakin Pasan setelah kesebelasan Persebaya berhasil mencetak gol ke-3 sampai peluit panjang ditiupkan Wasit, Arema tidak bisa menambah golnya.

Bermula dari beberapa oknum suporter yang masuk kelapangan sepakbola, namun semakin banyak yang masuk dari berbagai sisi sehingga kondisi kericuhan di stadion tidak bisa dielakkan dan semakin tidak terkendali.

Pihak aparat dan keamanan telah berupaya mengusir para suporter, karena semakin banyaknya suporter meringsek masuk ke lapangan bahkan menyerang aparat kepolisian, kondisi semakin tidak kondusif.

Kemudian aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan, Suporter yang panik berhamburan mencari pintu keluar stadion yang saling berdesakan.

Sekitar pukul 23:30 Wib terjadi insiden pelemparan batu ke arah mobil dan pengeroyokan terhadap aparat.

Kondisi di luar stadion mencekam, karena banyak suporter yang lemas bergelimpangan, teriakan dan tangisan wanita, ” Tulis Akun @RezqiWahyu_05 yang menceritakan kronologi kejadian saat dia pulang selamat sampai di rumah usai menonton langsung pertandingan antara Persebaya VS Arema FC, (2/10) Pukul 02:25 Wib

Korban dari Kepolisian dinyatakan dua orang tewas yaitu Bripka Andik Purwanto yang merupakan personel Polres Tulungagung Polda Jatim dan Briptu Yoyok Pujiono anggota Polres Trenggalek Polda Jatim.

Dua anggota Kepolisian yang tewas akibat tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

Presiden republik Indonesia Jokowi yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, dukacita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

“Saya mengintruksikan kepada Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang dirawat di rumah sakit, untuk mendapatkan pelayanan terbaik,” Presiden Jokowi, Minggu (02/10).

Presiden juga perintahkan kepada Menpora, Kapolri, dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pertandingan, prosedur pengamanan penyelenggaraan sepakbola.

“Khusus Kapolri, segera lakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini, Sedangkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan,” tegasnya.

Presiden sangat menyesalkan tragedi berdarah yang merenggut nyawa di tanah air dalam olahraga hiburan Sepakbola. “Jangan sampai terulang lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang, Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” Pesannya.

Sedangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Tim investigasi Tragedi Kanjuruhan akan datang dari Mabes Polri terdiri dari tim Bareskrim, Propam, Inafis, Puslabfor dan lain-lain. [R10]

Pesan Bupati Lanosin saat Peringatan Kesaktian Pancasila 2022

OKUTIMUR.CO, Martapura – Bupati OKU Timur Lanosin bertindak selaku inspektur upacara sekaligus membacakan teks Pancasila pada puncak hari kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober ke 57 tahun 2022. Upacara berlangsung hikmad di taman makam pahlawan Juray Komering desa Kotabaru Martapura, Sabtu pagi (01/10/2022).

Peringatan tahun ini dengan mengusung tema, ”Bangkit Bergerak Bersama Pancasila”, Tampak hadir wakil Bupati Adi Nugraha Purna Yuda, Kapolres OKU Timur, Danyon Armed dan Puslatpur, Kepala OPD, sebagian peserta dari anggota TNI dan Polri serta siswa pelajar dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dilingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan.

Dikatakan Bupati OKU Timur H. Lanosin pada kesempatan ini perlu kita ketahui sebagai bangsa yang besar, Harus tahu bahwa Pancasila itu selain sebagai ideologi negara kita dan juga sebagai falsafah dan pandangan hidup kita.

”Sebagai ideologi dan dan sebagai cita-cita hendaklan Pancasila direalisasikan secara konkrit dan nyata sebagai falsafah. Perlu diresapi dan dihayati butir-butir Pancasila serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” Jelasnya

Bupati melanjutkan, Tanpa semua itu maka sila ke-lima tersebut tidak berarti apa-apa, dan cita-cita masyarakat Pancasila bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan lahir bathin tidak akan tercapai.

”Sekali lagi kami tekankan masyarakat khususnya anak-anak pelajar ini perlunya menghayati dan meresapkan serta mengamalkan Pancasila secara lengkap dan utuh,” Ungkap Bupati. (Jon)